Viral Bule Ngamuk dan Tantang Duel Pecalang di Bali

Viral Bule Ngamuk dan Tantang Duel Pecalang di Bali – Turis asing di Bali menjadi sorotan di Indonesia baru-baru ini karena sering melakukan kesalahan, yang membuat penduduk setempat marah dengan perilaku mereka. Banyak kejadian virus juga menarik perhatian publik dan terjadi di destinasi wisata di Indonesia. Mereka sering melanggar peraturan dan merusak lingkungan tempat wisata. Dalam masyarakat Bali, pecalang sendiri merupakan polisi adat yang berperan menjaga dan menjamin ketertiban wilayah di tingkat desa baik dalam kehidupan sehari-hari maupun saat upacara keagamaan.

Baca juga : Lirik Lagu Bungong Jeumpa – Lagu Daerah Aceh

Tak hanya itu, mereka juga kerap beraktivitas di tempat-tempat keramat. Para turis asing ini dinilai tidak menghormati adat dan norma yang berlaku di tempat mereka menginap. Kelakuan turis asing itu pun membuat netizen geram. Dinas Pariwisata Provinsi Bali mendapat laporan dari Polda Bali bahwa wisatawan asal Rusia dan Ukraina paling banyak melakukan pelanggaran lalu lintas di Pulau Dewata.

Viral Bule Ngamuk di Bali

Video turis asing mengamuk di Bali viral di media sosial. Warga asing itu menggila karena pecalang tak memberi jalan saat prosesi upacara Melasti di Jalan Labuan Sait, Padang Pecatu, Bali. Dalam video yang diunggah Niluh Djelantik, seorang WNA laki-laki dan teman perempuannya terlihat bertengkar dengan pecalang di atas sepeda motor, lapor detikBali. Pria kulit putih itu berkata dengan nada tinggi.

Viral Bule Ngamuk di Bali

Mungkin kalian sudah melihat video dari seorang bule laki-laki itu minta adu atau berkelahi dengan pecalang dibali. Yang tentunya membuat banyak orang terheran-heran akan aksinya. Untungnya, pecalang tidak terpancing untuk melakukan kekerasan. Made Sumerta, Kepala Desa Adat Pecatu, membenarkan kejadian tersebut dibuktikan dengan video yang beredar di beberapa media sosial.

Masih tak terima, bule tak dikenal itu terus berdebat dengan pecalang dan mengajak duel. Untungnya, pecalang tidak terpancing untuk melakukan kekerasan. Orang asing itu hanya dipeluk oleh beberapa orang. Hal itu dibenarkan oleh Made Sumerta, Kepala Desa Adat Pecatu. Dia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (19/3/2023) sekitar pukul 16.00 WITA.

Bule Tantang Duel Pecalang di Bali

“Ya biasa saja (orang asing jadi gila) karena logatnya pas. Enggak (aman) sudah selesai, kita masih komunikasi,” kata Sumerta yang dihubungi Senin (20 Maret 2023). Mereka sering melanggar peraturan dan merusak lingkungan tempat wisata. Tak hanya itu, mereka juga kerap beraktivitas di tempat-tempat keramat. Para turis asing ini dinilai tidak menghormati adat dan norma yang berlaku di tempat mereka menginap.

Kelakuan turis asing itu pun membuat netizen geram. Dinas Pariwisata Provinsi Bali mendapat laporan dari Polda Bali bahwa wisatawan asal Rusia dan Ukraina paling banyak melakukan pelanggaran lalu lintas di Pulau Dewata. “Jika dalam waktu 2×24 jam tidak ada kabar bahwa turis tersebut ditangkap dan diproses oleh pihak Imigrasi, maka kita harus mengajukan permohonan dan protes kepada Direktur Imigrasi di Bali.Pecalang merupakan salah satu simbol yang sangat dihormati dalam budaya Bali, Menghina pecalang sama saja dengan menghina kami orang Bali,” tulis keterangan tersebut.

Kesimpulan

Terdapat banyaknya laporan mengenai wisatawan asing yang melakukan pelanggaran baik secara personal dijalan maupun dengan warga setempat. Hal ini tentu tidak bisa dibiarkan begitu saja, harus menghormati aturan yang ada, serta mengikuti adat istiadat warga setempat yang tidak merugikan warga lokal. Hal ini untuk mewujudkan rasa aman untuk wisatawan mancanegara serta warga lokal.