Jelaskan Perbedaan Antara PNS dan PPPK

Jelaskan Perbedaan Antara PNS dan PPPK – Berbicara mengenai pekerjaan sebagai seorang PNS tentu sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat indonesia. Namun tahukah kalian jika ternyata ada PPPK atau sering disingkat dengan nama P3K yang kini seringkali di sebut oleh para tenaga pendidik di instansi sekolah maupun swasta. Dari nama keduanya tentu sudah termasuk ke dalam ASN (Aparatur Sipil Negara) adalah tenaga yang menduduki jabatan-jabatan dalam pemerintahan.

Baca juga : Naruto Family Vacation Apk

Menjadi seorang ASN adalah salah satu jenis pekerjaan yang banyak diminati, terutama calon mertua yang biasanya selalu mengidam-idamkan anaknya untuk menikah dengan seorang ASN baik itu PNS maupun PPPK. Dalam pemerintahan, ASN adalah sumber daya yang digunakan untuk menjalankan tugas yang ada menyesuaikan dengan tupoksi setiap pekerjaan. ASN adalah pegawai yang bekerja untuk pemerintahan dalam melayani berbagai bidang ada yang dimasyarakat.

Pengertian PNS dan PPPK

Namun saat ini tak sedikit orang yang masih bingung dan keliru dalam menjabarkan perbedaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Karena keduanya saat ini menjadi salah satu penunjang dalam pemerintahan untuk melayani serta memberikan yang terbaik di masyarakat. ASN adalah singkatan dari Aparatur Sipil Negara. Menurut UU No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, ASN adalah profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah.

Perbedaan Antara PNS dan PPPK

Pada dasarnya Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia dibedakan menjadi 2 bagian saat ini yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Keduanya kerap disingkat menjadi PNS dan PPPK. Untuk itu admin akan menjelasankan mengenai Perbedaan Antara PNS dan PPPK.

Pengertian PNS dan PPPK

PNS adalah seorang Aparatur Sipil Negara atau ASN yang telah diangkat menjadi pegawai tetap oleh Pejabat Pembina Kepegawaian dan memiliki nomor kepegawaian nasional.

Baca juga : Cara Unduh dan Upload SPJTM Verval Ponsel

Sedangkan PPPK merupakan ASN yang sama dengan PNS, namun diangkat berdasarkan perjanjian kontrak kerja dalam jabatan tertentu dan sesuai dengan kebutuhan Instansi pemerintah.

Perbedaan PNS dan PPPK

PNS dan PPPK sama-sama bekerja dan mengabdi di pemerintahan untuk melayani masyarakat dihampir semua bidang yang ada. Kendati demikian, keduanya memiliki sejumlah perbedaan yang harus kalian ketahui. Berikut ini sejumlah perbedaan PNS dan PPPK yang perlu diketahui.

Status Kepegawaian

Berdasarkan UU NO. 5/2014 dijelaskan pada Undang-udang tersebut bahwa PNS dan PPPK memiliki status yang berbeda. PNS merupakan Pegawai ASN yang diangkat sebagai pegawai tetap oleh Pejabat Pembina Kepegawaian dan memiliki nomor induk pegawai secara nasional. Sedangkan PPPK merupakan Pegawai ASN yang diangkat sebagai pegawai dengan perjanjian kerja oleh Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai dengan kebutuhan Instansi Pemerintah dan ketentuan Undang-Undang.

Jenjang Karier

Jika menelisik kepada Jenjang karier yang dimiliki PNS lebih baik dibandingkan jenjang karier yang dimiliki oleh PPPK, karena seorang PNS bisa mendapatkan kenaikan jabatan hingga taraf pimpinan utama, sedangkan PPPK harus melalui pengangkatan jabatan bagi pegawai di luar instansi, atau biasa disebut sebagai open bidding. Hal ini di dasari pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Pasal 99, dinyatakan bahwa seorang pegawai berstatus PPPK tidak dapat diangkat secara otomatis menjadi calon PNS.

Gaji dan Tunjangan

PPPK dan PNS akan mendapatkan gaji, Tunjangan Kinerja, Tunjangan Kemahalan, Tunjangan Keluarga, Tunjangan Pangan, Tunjangan Jabatan, Kinerja, Tunjangan Penghasilan Pegawai, Tunjangan Risiko atau Bahaya, Tunjangan Khusus, dan Tunjangan Profesi.

Masa Kerja

PNS dan PPPK juga memiliki perbedaan dalam masa kerjanya. PNS memiliki masa kerja sampai memasuki masa pensiun, yaitu 58 (lima puluh delapan) tahun bagi Pejabat Administrasi dan 60 (enam puluh) tahun bagi Pejabat Pimpinan Tinggi. Sementara untuk PPPK, masa kerjanya sesuai surat perjanjian yang telah disepakati. Masa hubungan perjanjian kerja bagi PPPK paling singkat 1 (satu) tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan berdasarkan penilaian kinerja.

Proses Seleksi

Perbedaan selanjutnya adalah dari proses seleksi CPNS dan PPPK. Untuk mengikuti seleksi CPNS minimal berusia 18 (delapan belas) tahun dan maksimal 35 (tiga puluh lima) tahun. Untuk PPPK berusia minimal 20 (dua puluh) tahun dan maksimal 59 (lima puluh sembilan) tahun, untuk PPPK Guru.

Baca juga : Tata Cara Pembayaran CAT Sekolah Kedinasan Terbaru

Selain itu, dalam seleksi CPNS terdapat tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang memiliki 3 materi soal yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP), dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sesuai dengan formasi yang diambil. Sementara untuk seleksi PPPK terdapat 4 (empat) materi yaitu kompetensi manajerial, kompetensi teknis, kompetensi sosial kultural, dan wawancara.

Kesimpulan

Pada dasarnya bahwa PNS dan PPPK adalah sama-sama ASN yang ditugaskan sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional melalui pelaksanaan kebijakan dan pelayanan publik yang profesional, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Add a Comment

Your email address will not be published.