Arti Kata Prangko/Perangko

Arti Kata Prangko/PerangkoPrangko berasal dari katak yaitu franco bukan mengambil kata dari kata “Perangko”, kata ini resmi 1985 diseragamkan jadi Prangko oleh Richard Yani Susilo. Prangko ditempelkan pada amplop, kartu pos, atau benda pos lainnya sebelum dikirim. Pembayaran menggunakan prangko menjadi cara pembayaran yang paling populer dibanding cara lain, seperti menggunakan aerogram dan lain-lain.

Pengertian Prangko : Apa itu Prangko?

Prangko adalah tanda pembayaran biaya pos (biasanya berupa kertas persegi bergambar). Arti lainnya dari prangko adalah ongkos kirimnya telah dibayar oleh pengirim (tentang barang dagangan yang dikirimkan).

Prangko memiliki 2 arti. Prangko adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Prangko memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga prangko dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.prangko indonesia

Contoh Penggunaan Kata Pranko

Harga Rp. 200.000,00 sekuintal prangko stasiun malang, harga Rp. 200.000,00 sekuintal sudah terbayar ongkos kirimnya sampai ke stasiun malang (pembeli tidak usah membayar ongkos kirim lagi).

Kegiatan surat-menyurat dan sistem perposan sebenarnya sudah dikenal manusia sebelum dikenalnya prangko. Dan setiap pemerintahan membangun sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan sistem perposan. Sebagai contoh, Jalan Raya Anyer-Panarukan yang dibangun oleh gubernur jenderal Hindia Belanda (Herman Willem Daendels), dikenal dengan nama Jalan Pos Raya.

Nah itulah penjelasan lengkap mengani arti kata prangko atau perangko, jangan sampai salah kata ya, yang benar adalah prangko, bukan perangko. Semoga artikelnya bermanfaat dan berguna bagi kalian yah.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *